PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN STUNTING
DOI:
https://doi.org/10.31884/nadimas.v2i2.12Kata Kunci:
ABCD, Penyuluhan Kesehatan, StuntingAbstrak
Stunting merupakan sebuah kondisi kegagalan pertumbuhan diakibatkan oleh kurang gizi secara kronis serta malnutrisi mulai dari masa hamil hingga usia kehamilan 24 bulan. Berakibat pada berbagai hal yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan anak pada jangka pendek dan jangka panjang. Sulawesi barat menduduki peringkat kedua prevalensi stunting di Indonesia setelah Nusa tenggara timur. Sulawesi Barat menunjukkan bahwa Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan yang dalam skala nasional merupakan akibat faktor multidimensi. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting. Mempergunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) menunjukkan hasil bahwa penyuluhan kesehatan memberikan pengaruh terhadap perubahan pada pengetahuan terkait stunting. Implikasinya berupa pengetahuan yang baik akan menjadi bekal dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di masyarakat. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat bahwa penyuluhan kesehatan menggunakan pendekatan ABCD dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (NADIMAS)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.