PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN PEMISAH KULIT ARI KEDELAI PADA UMKM KERIPIK TEMPE

Authors

  • Dedi Suwandi Politeknik Negeri Indramayu
  • Agus Sifa Politeknik Negeri Indramayu
  • Tito Endramawan Politeknik Negeri Indramayu

DOI:

https://doi.org/10.31884/nadimas.v3i1.57

Keywords:

Pengupas Kedelai, Kedelai, Mesin Pengupas Kedelai

Abstract

Keripik tempe merupakan produk turunan dari kacang kedelai yang kaya akan gizi dan banyak manfaat untuk dikonsumsi. Permasalahan yang dihadapi produsen keripik tempe sebagian besar proses pembuatannya masih menggunakan metode manual. Contohnya proses pengupasan kacang kedelai dimana biji kedelai dipisahkan dari kulit arinya. Proses ini biasanya dilakukan oleh karyawan menggunakan tangan dan sendok. Proses pengupasan dilakukan pada saat kedelai masih hangat setelah kedelai direbus. Proses ini sangat penting karena jika kulit ari tidak dibersihkan maka akan mempengaruhi kualitas keripik tempe yang dihasilkan, keripik tempe akan memiliki rasa asam dan mudah basi. Solusi yang diberikan yaitu dengan membuat mesin pengupas kulit ari kedelai single roll. Mesin pengupas kulit ari kedelai single roll digerakan oleh motor listrik 1 phase 0,5 Hp, 1400rpm. Putaran motor listrik tersebut diturunkan menjadi 280 rpm yang menggerakan roll stanless steel bergelombang. Putaran roll menggilas kedelai yang turun dari hopper input, kemudian dibagian depan roll terdapat pemisah kulit ari dan kedelai yang sudah terkupas. Kulit ari akan turun ke bawah hopper kulit sedangkan kedelai terkupas akan keluar menuju hopper output. Kapasitas mesin pemisah kulit ari kedelai mampu mengupas 1 kg kedelai per satu menit. Semua kedelai terkupas 100% dengan 65% kulit terpisah ke bagian hopper kulit, kemudian masih terdapat 35% kulit yang terbawa ke hopper output bersama kedelai yang terkupas. Dengan mesin tersebut mitra pengguna dapat mengurangi waktu pengupasan dari 120 menit menjadi 30 menit per 100 kg.

Downloads

Published

21-06-2024

Issue

Section

Articles